Senin, 24 Juli 2017
NEWS TICKER
Sang “SUPER HERO LINGKUNGAN” Penopang Ekonomi Masyarakat »  GEMASABA salah satu indikator sukses kaderisasi PKB »  PKB LAHIR DARI RAHIM NU »  Garda Bangsa DKC Bondowoso Optimis dapat menarik Simpati Pemuda »  Ketika Integritas dan Kredibelitas diuji Penghuni Maya »  Mengenal Lebih Dekat Halim Iskandar »  Perjuangkan Nasib Petani Tembakau Lokal, FPKB Temui Dua Perusahaan Rokok Multi Nasional »  Semangat Kemerdekaan Dimalam Lailatul Ijtima’ »  Dirjend Politik dan Pemerintahan Umum Kunjungi PKB »  Bela Negara, Membela Perjuangan Bangsa »  Mengenang Gus Dur »  Tokoh Masyarakat Bajo Kunjungi Ketum PKB »  Launching Dua Website, DPC PKB Kab. Bondowoso nyatakan siap memasuki Babak dan Era baru politik »  5 DPW PKB Mendapat Penghargaan »  Dari hidangan makan ala SANTRI hingga “Holopis Kuntul Baris” » 
 
Home » SERBA SERBI » Sang “SUPER HERO LINGKUNGAN” Penopang Ekonomi Masyarakat
SERBA SERBI

Sang “SUPER HERO LINGKUNGAN” Penopang Ekonomi Masyarakat

Rabu, 2 November 2016 - 404 Kunjungan

14958486_1791552707727835_182437820_n

Nurul Efendy S.Pd.I angota DPRD  komisi II Kabupaten Bondowoso, memandang “Perlu adanya perhatian khusus terhadap upaya konservasi dan pemanfaatan bambu secara berkelanjutan. Disamping untuk menopang prekonomian masyarakat, terjadinya banyak bencana alam merupakan keprihatinan bersama untuk dapat berfikir kreatif mencari terobosan dan solusi tepat guna untuk menyelamatkan bumi dari berbagai ancaman kerusakan ekologi khususnya pemeliharaan potensi bambu yang kita miliki dan pemeliharaan sumber mata air”. Begitu disampaikan Nurul Efendy anggota DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus ketua DKC Garda Bangsa Kab. Bondowoso ini, pada rangkaian acara LKTI workshop nasional funtrip yang bertajuk “Prepare Our Future With Green Saving” yang diadakan oleh Universitas Jember dan perguruan tinggi se Indonesia bekerjasama dengan Bambu Raya Investama, tepatnya di Desa Sulek Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso (29/10/2016).

“Indonesia sebagai negara Mega Biodiversity di dunia dikaruniai kekayaaan alam melimpah serta tingkat keunikan ekologi, dan organisme dalam struktur geografi yang sangat tinggi merupakan salah satu modal dasar pembangunan khususnya Bondowoso yang memiliki potensi tersebut” lanjutnya.

Sementara itu Sunandar selaku penggiat  bambu dan penanggung jawab di “Bambu Raya Investama” dalam wawancara terpisah berharap “dengan adanya kegiatan ini dapat menjaga kelestarian bambu dan untuk membangun mainset masyarakat terhadap bambu”. menurutnya  “sebuah pemikiran dan inisiatif kolektif dari para penggiat bambu sangat dibutuhkan disamping untuk menopang perekonomian masyarakat menuju masyarakat sejahtera”.

 

14936973_1791541807728925_1725900565_n

Indonesia sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati di dunia, memiliki keanekaragaman jenis bambu. Dari sekitar 1500 jenis bambu yang sudah dikenal, 147 merupakan jenis asli Indonesia termasuk jenis-jenis bambu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Dilihat dari sisi ekonomi dan pengembangan usaha, memang  permintaan bambu dunia dari waktu ke waktu terus meningkat. Negara-negara di kawasan Eropa membutuhkan 700 Ton panel bambu per bulan atau 8,4 juta ton per tahun, sementara di AS membutuhkan 20 juta ton per tahun. Industri ini sampai sekarang masih dikuasai oleh negara China, Taiwan, dan India, serta sampai saat ini Indonesia belum mampu mengambil bagian dalam industri bambu dunia yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Putaran usaha dalam industri bambu di seluruh dunia diperkirakan mencapai 7 milyar dollar AS. Tahun 2015 nilai perdagangan usaha bambu diperkirakan menembus angka 15 Milyar. Hal ini menunjukkan bahwa bambu mempunyai nilai yang luar biasa dan memberi peluang usaha sangat signifikan bagi investasi, data ini diperoleh dari keterangan pengusaha dan investor bambu, antara lain Oprins NV dan Fiberstrength USA. [vin’s]

Related Post